Senin, 20 Agustus 2012

Penyakit Aids dan Gejala-gejalanya


Aids, tentu kata itu sering kita dengar, entah apakah itu di media elektronik atau pun media cetak. Penyakit Aids sangat terkenal diseluruh dunia, dan penyakit tersebut sangat ditakuti oleh manusia, tentu saja karena penyakit  tersebut sampai sekarang belum ada obat yang bisa menyembuhkan. Kata Aids sebenarnya adalah sebuah singkatan, yaitu Acquired Immunodeficiency Syndrome. AIDS dihasilkan dari infeksi melalui virus yang disebut HIV, yang merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus inilah yang menginfeksi sel-sel penting dalam tubuh manusia yang disebut Sel T pembantu CD4 positif (CD4 +). Sel-sel CD4+ ini merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang melawan infeksi dan berbagai macam kanker.  Jadi penyakit Aids disebebkan oleh virus yang disebut HIV. Menjadi positif HIV atau memiliki penyakit HIV, itu tidak sama dengan memiliki AIDS. Banyak orang yang positif HIV tetapi tidak mendapatkan sakit selama bertahun-tahun. Sebagai penyakit HIV berkelanjutan, perlahan-lahan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Setiap penyakit tentu ada gejala-gejalanya, nah gejala yang tampak pada penderita penyakit AIDS diantaranya yaitu :

    • Saluran pernafasan. Penderita mengalami nafas pendek, henti nafas sejenak,batuk, nyeri dada dan demam seprti terserang infeksi virus lainnya (Pneumonia).Tidak jarang diagnosa pada stadium awal penyakit HIV AIDS diduga sebagai TBC.
    • Saluran Pencernaan. Penderita penyakit AIDS menampakkan tanda dan gejalaseperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamurpada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.
    • Berat badan tubuh. Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome,yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan padasistem protein dan energy didalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisitermasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaanyang mengakibatkan diarhea kronik, kondisi letih dan lemah kurang bertenaga.
    • System Persyarafan. Terjadinya gangguan pada persyarafan central yangmengakibatkan kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampakkebingungan dan respon anggota gerak melambat. Pada system persyarafan ujung(Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki,reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendah dan Impoten.
    • System Integument (Jaringan kulit). Penderita mengalami serangan virus cacarair (herpes simplex) atau carar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakitkulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalamiinfeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulitlapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.
    • Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Penderita seringkali mengalamipenyakit jamur pada vagina, hal ini sebagai tanda awal terinfeksi virus HIV. Lukapada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan dibandingkan Pria maka wanitalebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. Lainnya adalah penderitaAIDS wanita banyak yang mengalami peradangan rongga (tulang) pelvic dikenalsebagai istilah pelvic inflammatory disease (PID) dan mengalami masa haid yang  tidak  teratur (abnormal).
 Jika kita renungkan, sungguh lah berbahaya penyakit ini, tentu slogan  “mencegah lebih baik dari pada mengobati” sangat berarti kita terapkan, untuk penyakit Aids ada beberapa hal-hal penyakit Aids yang disebabkan oleh Virus HIV tersebut dapat menular ke orang lain. Penularannya penyakit Aids dapat terjadi karena :  
  • Hubungan seks bebas baik itu heteroseksual maupun homoseksual . Di Amerika kasus Aids  lewat Seks, lebih rentan   menyerang komunitas  homo seksual.
  • Jarum suntik ( medis & Narkoba ) dan jarum penusuk ( tato, tindik & cukur ),
  • Transfusi darah.
  • Transfusi darah dari ODHA ( orang dengan hiv/aids),
  • Ibu ODHA ke anak yg dikandungnya.
Kalau kita sudah mengetahui cara penularan penyakit Aids, tentu saja langkah yang paling aman adalah kita berusaha untuk menjauhi hal-hal dominan yang paling rentan penularan penyakit Aids adalah tidak melakukan hubungan seks bebas baik itu heteroseksual maupun homoseksual dan jarum suntik yang biasanya digunakan untuk pesta narkoba.




Artikel Terkait Menarik Lainnya:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar