Kamis, 23 Agustus 2012

Penyakit Hati (Liver) dan Gejala-gejalanya


Mungkin teman-teman pernah mendengar tentang penyakit hati. Penyakit hati disini adalah bukan penyakit yang diartikan sebagai penyakit moral atau akhlak, yang mungkin sering kita dengar dari ceramah-ceramah agama, misalnya salah satu penyakit hati dalam agama yaitu iri, dengki, sombong, dan lain-lain. Penyakit hati (liver) yang dimaksud disini adalah penyakit secara medis. Seperti yang kita ketahui, Hati adalah suatu organ penting terletak di kwadran kanan atas abdomen. Hati yang ada di dalam tubuh kita berfungsi untuk :
  1. Menyaring darah
  2. Membuat empedu, suatu zat yang membantu pencernaan lemak
  3. Memproses dan mengikat lemak pada pengangkutnya (protein) termasuk kolesterol. Gabungan lemak dan  protein disebut lipoprotein (Chylomicron, VLDL, LDL, HDL), menyimpan gula dan membantu tubuh untuk mengangkut dan menghemat energi.
  4. Membuat protein-protein penting, seperti kebanyakan yang terlibat pada pembekuan darah
  5. Memetabolisme banyak obat-obatan seperti barbiturates, sedatives, and amphetamines
  6. Menyimpan besi, tembaga, vitamin A dan D, dan beberapa dari vitamin B
  7. Membuat protein-protein penting seperti albumin yang mengatur pengakutan cairan didalam darah dan ginjal.
  8. Membantu mengurai dan mendaurulang sel-sel darah merah.
Jika kalau kita pikirkan, ternyata sangat penting fungsi hati yang ada di dalam tubuh kita. Nah sekarang pengertian dari penyakit hati secara medis adalah suatu istilah untuk sekumpulan kondisi-kondisi, penyakit-penyakit dan infeksi-infeksi yang mempengaruhi sel-sel, jaringan-jaringan, struktur dan fungsi dari hati. Setiap dari awal suatu penyakit pasti ada tanda-tanda atau gejala-gejalanya, Untuk gejala-gejala penyakit hati antara lain :
Gejala-gejala sebagian tergantung dari tipe dan jangkaun penyakit hatinya. Pada banyak kasus, mungkin tidak terdapat gejala. Tanda-tanda dan gejala-gejala yang umum pada sejumlah tipe-tipe berbeda dari penyakit hati termasuk:
  • Jaundice atau kekuningan kulit
  • Urin yang coklat seperti teh
  • Mual
  • Hilang selera makan
  • Kehilangan atau kenaikan berat tubuh yang abnormal
  • Muntah
  • Diare
  • Warna tinja (feces)yang pucat
  • Nyeri abdomen (perut) pada bagian kanan atas perut
  • Tidak enak badan (malaise) atau perasaan sakit yang kabur
  • Gatal-gatal
  • Varises (pembesaran pembuluh vena)
  • Kelelahan
  • Hipoglikemia (kadar gula darah rendah)
  • Demam ringan
  • Sakit otot-otot
  • Libido berkurang (gairah sex berkurang)
  • Depresi
Suatu bentuk parah yang jarang dari infeksi hati disebut acute fulminant hepatitis, menyebabkan gagal hati. Gejala-gejala dari gagal hati termasuk:
  • Aplastic anemia, suatu keadaan dimana sumsum tulang (bone marrow) tidak dapat membuat sel-sel darah
  • Ascites, terkumpulnya cairan didalam abdomen
  • Edema atau bengkak dibawah kulit
  • Encephalopathy, kelainan yang mempengaruhi fungsi-fungsi otak
  • Hati yang membesar dan perih (sakit)
  • Limpa membesar
  • Perubahan dalam status mental atau tingkat kesadaran
  • Rentan terhadap perdarahan
Dari gejala-gejala tersebut di atas tentunya kita harus mewaspadai, dan apabila kita merasakan gejala-gejala tersebut alangkah baiknya kita periksa ke dokter, agar penyakit yang kita derita apabila belum parah atau kronis dapat diobati. 




Artikel Terkait Menarik Lainnya:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar