Jumat, 31 Agustus 2012

Penyakit Sifilis dan Gejalanya

Sifilis, mendengar kata sifilis umumnya kaum pria merasa takut dengan penyakit ini, betapa tidak, karena penyakit sifilis ini kebanyakan menyerang organ kelamin laki-laki. Sebelumnya teman-teman apakah tahu tentang sifilis ? Ok saya akan berbagi informasi, Sifilis adalah penyakit kelamin menular yang disebabkan oleh bakteri spiroseta, Treponema pallidum. Jadi penyebab utama dari penyakit ini adalah bakteri spiroseta. Karena penyakit sifilis termasuk penyakit yang menular, tentu saja kita harus mengetahui cara penularannya. Cara Penularan penyakit sifilis biasanya melalui kontak seksual, tetapi ada beberapa contoh lain seperti kontak langsung dan kongenital sifilis (penularan melalui ibu ke anak dalam uterus).
 
Setiap penyakit tentu ada gejala-gejalanya, untuk gejala penyakit sifilis 3-4 minggu, kadang-kadang sampai 13 minggu. Kemudian timbul benjolan di sekitar alat kelamin. Kadang-kadang disertai pusing-pusing dan nyeri tulang seperti flu, yang akan hilang sendiri tanpa diobati. Ada bercak kemerahan pada tubuh sekitar 6-12 minggu setelah hubungan seks. Gejala ini akan hilang dengan sendirinya dan seringkali penderita tidak memperhatikan hal ini.
Selama 2-3 tahun pertama penyakit ini tidak menunjukkan gejala apa-apa, atau disebut masa laten. Setelah 5-10 tahun penyakit sifilis akan menyerang susunan syaraf otak, pembuluh darah dan jantung. Pada perempuan hamil sifilis dapat ditularkan kepada bayi yang dikandungnya dan bisa lahir dengan kerusakan kulit, hati, limpa dan keterbelakangan mental.

Di bawah ini adalah perbedaan Gejala penyakit sifilis antara pria dan wanita :

1. Gejala Penyakit Sipilis Pada Wanita
    Mengenali gejala yang mungkin terjadi pada wanita, yang terurai dalam empat stadium berbeda.
  • Stadium I >> Stadium ini ditandai oleh munculnya luka yang kemerahan dan basah di daerah vagina, poros usus atau mulut. Luka ini disebut dengan chancre, dan muncul di tempat spirochaeta masuk ke tubuh seseorang untuk pertama kalinya. Pembengkakan kelenjar getah bening juga ditemukan selama stadium ini. Setelah beberapa minggu, chancre tersebut akan menghilang. Stadium ini merupakan stadium yang sangat menular.
  • Stadium II >> Kalau sifilis stadium satu tidak diobati, biasanya para penderita akan mengalami ruam, khususnya di telapak kaki dan tangan. Mereka juga dapat menemukan adanya luka-luka di bibir, mulut, tenggorokan, vagina dan dubur. Gejala-gejala yang mirip dengan flu, seperti demam dan pegal-pegal, mungkin juga dialami pada stadium ini. Stadium ini biasanya berlangsung selama satu sampai dua minggu.
  • Stadium III>> Kalau sifilis stadium dua masih juga belum diobati, para penderitanya akan mengalami apa yang disebut dengan sifilis laten. Hal ini berarti bahwa semua gejala penyakit akan menghilang, namun penyakit tersebut sesungguhnya masih bersarang dalam tubuh, dan bakteri penyebabnya pun masih bergerak di seluruh tubuh. Sifilis laten ini dapat berlangsung hingga bertahun-tahun lamanya.
  • Stadium IV >> Penyakit ini akhirnya dikenal sebagai sifilis tersier. Pada stadium ini, spirochaeta telah menyebar ke seluruh tubuh dan dapat merusak otak, jantung, batang otak dan tulang
2. Gejala Penyakit Sipilis Pada Pria
Sedangkan pada lelaki yang telah tertular oleh sifilis memiliki gejala-gejala yang mirip dengan apa yang dialami oleh seorang penderita wanita. Perbedaan utamanya ialah bahwa pada tahap pertama, chancre tersebut akan muncul di daerah penis. Dan pada tahap kedua, akan muncul luka-luka di daerah penis, mulut, tenggorokan dan dubur.Orang yang telah tertular oleh spirochaeta penyebab sifilis dapat menemukan adanya chancre setelah tiga hari – tiga bulan bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh. Kalau sifilis stadium satu ini tidak diobati, tahap kedua penyakit ini dapat muncul kapan saja, mulai dari tiga sampai enam minggu setelah timbulnya chancre.

Jika ada merasa terkena gejala-gejala penyakit sifilis segeralah pergi ke dokter. Bila tidak terawat, sifilis dapat menyebabkan efek serius seperti kerusakan sistem saraf, jantung, atau otak. Sifilis yang tak terawat dapat berakibat fatal. Apabila kita tidak terkena penyakit sifilis maka syukurilah, hal yang paling mudah untuk mengindari dari penyakit ini adalah tidak melakukan perbuatan zina dan menjaga kebersihan daerah kemaluan, ingat “mencegah lebih baik dari pada mengobati”. 

Semoga postingan ini yang berjudul  Penyakit Sifilis dan Gejalanya bermanfaat untuk teman-teman. Terimakasih telah mengunjungi http://info-info-kesehatan.blogspot.com




Artikel Terkait Menarik Lainnya:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar